SEJARAH (BOHONG) PALENTIN 14 FEB

versi 2 kisah cinta segitiga
tanggal 14 februari tAHUN 1553, setellah belanda VOC datang ke indonesia, ada seorang meneer Van Joele jatuh cinta pada gadis manis asli pribumi, sayangnya gadis itu sudah tunangan asli betawi, mungkin masih temannya bang Pitung.si Gadis menolak cinta si meneer.

 

Si meneer marah cintanya ditolak, meneer memerintahkan pasukan VOC menculik si gadis, kebetulan di situ ada tunangannya yang berencana menikahi. calon istri mau diculik? Jelas saja tunangannya marah, terjadilah perkelahian, bedil meletus, peluru meneer mengenai pelipis si gadis. darah bercucuran. si tunangan panik berteriak2 dg bahasa betawi, akhirnya beberapa menit kemudian Si gadis tewas di tempat.tunangan sedih , begitupula si meneer.

 

meneer Van Joule pulang ke belanda dg rasa menyesal krn tak sengaja menembak mati gadis pujaannya. Di belanda, pria berkepala menonjol di bagian belakang itu selalu membuat acara mengenang hari kematian si gadis yg tewas 14 februari itu dg mengundang wartawan. Setiap tahun

 

Van Joule menjadi stres, tringat peristiwa tewasnya sigadis, teringat adegan berdarah-darah dan  terngiang ngiang teriakan si tunangan gadis, sehingga si Van Joule juga sering berteriak tanpa sadar berteriak menirukan bahasa betawi

 

"PALE ENTIN!, PALE ENTIN!  PALEENTIN! PALENTIN!

 

yg artinya

pale (kepala)nya entin,

 

yg saat itu berlumuran darah.

 

sejak itulah wartawan dunia internasional mencatat sejarah TEWASNYA si Entin 14 fEB sebagai hari PALENTIN.

 

***hehehehehehehe

 

kisah di atas adalah fiktif belaka

nama n tempat hanya kebetulan saja

 

*kisah hasil rangkum n revisi dari grup SMP 3

 





Posted in . 0 Comment »


0 Response to SEJARAH (BOHONG) PALENTIN 14 FEB

Leave a Reply